Teknologi Hybrid Suzuki Disesuaikan dengan Jalanan di Indonesia yang Macet

Suzuki telah mengusung teknologi hybrid pada mobil yang dijual di Indonesia. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita sebelumnya memberikan keterangan bahwa teknologi hybrid ini akan tersemat pada Ertiga dan XL7. 

Yang jelas, mobil hybrid Suzuki telah diproduksi dalam negeri. Teknologi hybrid yang digunakan pun baru, bukan seperti pada Ertiga diesel hybrid.

Sekadar informasi, Suzuki Ertiga diesel hybrid kala itu menggunakan aki 70 Ah. Sedangkan pada teknologi hybrid terbaru ini menggunakan baterai berkapasitas 6 Ah dengan tegangan 12 Volt.

“Sistem ini sudah mengalami improvement. Dulu di Ertiga diesel sudah ada ISG dan saat itu dilengkapi dengan aki besar. Saat ini sudah dilengkapi dengan baterai lithium,” ungkap Product Development Head 4W Suzuki Indomobil Sales dalam presentasinya di JIEXpo Kemayoran, Jakarta.

Dijelaskan Yulius, teknologi hybrid ini bukan sepenuhnya baru. Sebelumnya sudah tersemat di beberapa mobil yang dijual di Jepang. Meski demikian, Suzuki tetap melakukan penyesuaian dengan kondisi jalanan di Indonesia. Diharapkan mobil bisa irit penggunaan BBM saat dikendarai dalam kondisi macet.

“Kalau di Jepang kan nggak macet yah, kalau di kita kan macet nih jadi karakteristik dari sistemnya pun di adjust sesuai dengan jalanannya. Bedanya tuh itu jalanan di Indonesia macet, jadi kita lebih mendorong idling stopnya, kapastias baterainya terus sistem mana yang masuk duluan,” beber Yulius lagi.

Adapun kehadiran mobil hybrid Suzuki ini tak serta merta menggantikan mobil yang masih menggunakan teknologi mesin konvensional.

“Tergantung nanti yang dibutuhkan masyarakat seperti apa, tidak bisa memukul rata semua hybrid, kami harus mengedukasi customer-customer kami,” jelas Yulius.

Sumber : oto.detik.com

Mungkin Anda Menyukai